Naik Turun …

Sebagai manusian biasa, pasti kita akan mengalami keadaan dimana semangat kita sedang berapi-api dan berkobar dengan hebatnya, namun juga terkadang ada saat dimana kita bahwa terasa sama sekali tanpa semangat. Itu manusiawi. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan itu, tiap orang juga akan mensikapi keadaan tersebut dengan cara yang berbeda-beda, ada yang mensikapinya dengan bijaksana, ada yang mensikapinya dengan berlebihan atau istilah anak muda jama sekarang adalah ‘lebay’.
Orang boleh menilai apapun terhadap orang lain, orang lain menilai dari apa yang mereka lihat dari diri kita, apa yang pernah terucap dari diri kita, dan apa yang mereka ketahui menurut mereka tentang kita. Tapi yang jauh lebih tahu dan mengenal diri kita adalah kita sendiri, bukan orang lain. Penilaian orang lain seringkali berguna untuk kita jadikan bahan instrospeksi diri, dan yang lebih penting adalah, orang lain menilai atau mengkritik kita karena mereka peduli, itu jauh lebih penting. saat orang lain menjadi acuh tak acuh kepada kita, maka justru pada saat itu kita seharusnya khawatir, apalagi jika orang tersebut termasuk orang yang kita sayang dan kita cintai. Tidak ada yang lebih menyakitkan dari ‘pengabaian’ dari orang yang kita sayangi.
Saat semangat kita berkobar-kobar, maka kita akan melakukan apapun dengan begitu ringan dan senangnya, seakan tidak ada pekerjaan yang berat di dunia ini, namun saat semangat kita benar-benar sedang jatuh, maka seakan kita merasa bahwa kita sendirian di ruang sepi, tanpa ada teman yang bahkan peduli.
Mungkin ada baiknya saat kita merasa bahwa kita sedang tidak bersemangat, kita selalu ingat bahwa sebenarnya kita mungkin jauh lebih beruntung dari orang lain. Mungkin saja masih banyak orang lain yang jauh lebih kekurangan dari kita namun mereka tidak patah semangat, tidak menyerah. Mudah-mudahan pada saat itu, kita menjadi lebih positif kembali, menjadi lebih bersemangat kembali.
Tidak ada malam yang tidak berakhir dengan pagi, tidak ada badai yang tidak akan berlalu.

Untuk diri saya sendiri, lakukan yang terbaik yang Anda bisa, abaikan sejenak rasa gundah itu. Semua akan baik-baik saja. Bukankah ‘Jalan Tuhan mungkin berliku, tapi tidak akan pernah keliru’ ? ahh kata-kata itu begitu sakti, mengingatan saya tentang seseorang yang tak pernah menyerah meski memiliki kekurangan.

naik turun … itu biasa, keep the fighting spirit, not the spirit for fight !

see yaa !

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s