Saya tetep yang salah ya ?

Saya tidak habis pikir, entah kenapa ada sesuatu yang terasa mengganjal dan menjadi beban di dalam dada hari ini. Daripada saya sendiri yang setress, ya sudah saya coba untuk tulis itu mudah-mudahan saya bisa feel better, iya hanya untuk saya sendiri, bukan untuk siapa-siapa.
Anda ingat ketika saya tepikan semua ego dan malu saya untuk tetap datang kepada Anda bahkan setelah saya sendiri memutuskan untuk pergi sebelumnya? Anda tahu kenapa? iya karena saya masih sayang sama Anda, Anda tidak bisa lihat itu? atau Anda sengaja hanya ingin membuat saya tampak bodoh dan tolol di depan Anda dan orang lain?
Entah kenapa saya merasa begitu sakit hati, entah kenapa saya harus merasa sakit ketika saya masih dianggap yang bersalah. Iya, harusnya saya mengerti bahwa orang lain hanya menilai dari apa yang mereka tahu dan mereka satukan dengan opini mereka, itu saja. jadi bukan berarti mereka tahu segalanya, dan bukan berarti mereka selalu benar.
Mereka benar atau tidak juga mungkin tidak penting buat mereka, itu menjadi penting buat saya karena mereka adalah salah seorang yang berarti buat hidup saya, meski mungkin buat mereka saya sudah tidak berarti lagi, sudah tidak ada harganya lagi, sudah benar-benar sampah ! ya sampah !.
Dan saya tetep yang salah ya?
Saya juga tidak berharap Anda meluangkan sedikit waktu Anda untuk mencoba berfikir, mencoba untuk merasakan apa yang saya rasakan jika Anda berada di posisi saya? Segitu tidak berharganya saya, segitu Anda tidak menghargai saya bahkan untuk hal-hal yang kecil dan tidak penting saja Anda berbohong kepada saya? Iya, saya tahu pasti anda punya alasan tersendiri kenapa Anda lakukan itu, dan saya seharusnya bisa mengerti alasan Anda itu, tapi apa Anda juga mengerti alasan kenapa saya menjadi sangat marah dan tidak terima?
Gila ya? setelah apa yang saya coba untuk tetap lakukan untuk Anda, anda mencampakkannya begitu saja seperti sampah !
Saya tidak akan pernah bisa membenci Anda dan Anda tahu pasti itu, Anda boleh meledek saya karena saya tidak pernah bisa move on dari Anda. Tapi mudah-mudahan suatu saat anda bisa menghargai apa yang coba saya lakukan untuk Anda. dan anda bisa mengerti kenapa saya menjadi begitu marah kepada Anda saat itu.
Sekarang, saya tetep yang salah ya jika saya masih mengkhawatirkan keadaan Anda?
Anda yang menutup semuanya dari saya, Anda yang sudah tidak mau berbagi kepada saya, dan saya masih mengkhawatirkan Anda? Anda mungkin bisa berbangga hati dengan itu dan mentertawakan ketololan saya, Selamat ya !

Dan saya tetep yang salah ya?
Saya sudah tidak peduli itu lagi, saya sudah tidak bisa mengenali mana lagi yang salah atau yang benar saat itu berhubungan dengan Anda. Yang saya lakukan adalah menuruti kata hati saya. itu saja.

Mudah-mudahan Anda baik-baik saja di sana, dan bahagia selalu seperti yang selalu saya ingin berikan kepada Anda.

feel much better now🙂

piss !

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s