The circle …

Iya, lingkaran, entah kenapa itu yang pertama kali muncul di kepala saya saat malam ini. Mungkin karena saya menjadi teringat tentang apa yang sudah pernah terjadi kepada diri saya, dan saya merasa bahwa itu adalah sebuah lingkaran, iya lingkaran yang tak berujung.

Saat kita mengalami suatu kejadian, terkadang kita seperti merasa bahwa kejadian itu pernah terjadi sebelumnya, orang bilang itu adalah de javu, iya saya mengalaminya beberapa kali selama hidup saya. Tapi bukan de javu itu yang ingin saya tulis sekarang, melainkan perasaan saya bahwa apa yang terjadi kepada saya itu rasanya seperti lingkaran yang tak berujung.

Setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda, itu disebabkan oleh banyak faktor karena pada dasarnya kita lahir dalam keadaan yang sama bukan? jadi apa yang terjadi kepada kita selanjutnya itu adalah tergantung dari orang tua, lingkungan, teman-teman dan lain sebagainya. Salah satu sifat dasar yang terbentuk pada diri kita adalah ‘watak’. Di Jawa ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘watuk kuwi gampang tambane, ning nek watak kuwi digowo sak matine’ artinya jika batuk itu mudah obatnya tapi jika watak itu akan dibawa hingga sampai akhir hayat.

Iya, saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri bagaimana seseorang yang membawa wataknya sampai kepada akhir hayatnya. Tapi itu pepatah, bukan satu hal yang 100 persen benar, sifat-sifat dasar tersebut sebenarnya masih bisa berubah meski tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh banyak usaha, butuh banyak energi, butuh banyak pengorbanan.

Tapi memang tidak semua orang mampu melakukan hal tersebut, ada yang menyerah di tengah jalan, ada yang bahkan sudah hampir pada titik akhir, ternyata menyerah. Hal itu membuat seseorang menjadi dikatakan tidak berhasil merubah wataknya, meski saya sendiri masih tidak yakin mana yang benar dan menurut siapa kebenaran itu.

Saya masih belajar dan akan terus belajar mengenal diri saya sendiri, bukan untuk mengatakan bahwa diri saya benar dan orang lain salah tapi lebih untuk belajar mengenali siapa diri saya sesungguhnya dan seperti apa diri saya yang saya harapkan bisa menjadi diri saya di masa depan. Pernah merasa kehilangan semuanya dan merasa sendirian, benar-benar sendirian meski Anda berada di tengah kerumunan orang-orang yang Anda kenal? saya pernah mengalaminya, tapi keluarga saya menyelamatkan saya. saya bersyukur atas itu semua.

Ada beberapa hal penting dalam hidup saya yang karena kebodohan atau karena kesalahan saya sendiri, saya kehilangan itu semua. mungkin tidak hanya beberapa hal, tapi banyak hal. Iya, saya mencoba berdamai dengan itu dan melihat semua dari sisi yang paling terang, saya kehilangan semua itu karena kesalahan saya, tapi bukan berarti itu tidak ada maksud dan tujuannya (dari Tuhan). everythimg happens for a reason. saya percaya itu.

Saat ini saya mencoba untuk mengumpulkan kembali serpihan-serpihan dari diri saya yang beberapa waktu lalu sempat berserekan, berusaha untuk menjadi ‘utuh’ kembali, dan menjadi diri saya yang seperti saya inginkan sejak dulu. Dan sekali lagi, keluarga saya menyelamatkan saya. Untuk beberapa waktu yang lalu saya masih beranggapan bahwa Anda yang saya percaya akan menjadi tulang rusuk saya nantinya, tapi mungkin saja saya salah, sangat mungkin kan? karena saya hanya manusia biasa juga, sama seperti Anda. Tapi sekarang, Anda bukan tulang rusuk saya, itu pasti. karena tulang rusuk saya, masih disimpan oleh Tuhan saya, dan akan DIA berikan kepada saya di WAKTU dan TEMPAT yang paling tepat dan paling indah.

Ini terasa seperti lingkaran, bukankah Anda juga merasakannya ? ini akan kembali lagi ke tempat yang sama yang seharusnya kemanapun saya dan Anda mencoba untuk melangkah menghindar. mungkin saya, tapi mungkin saja tidak.

Entahlah, saya masih merasa ini terasa seperti lingkaran.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s