dumay … oh dumay …

ternyata selain di dunia kita ini ada dunia lain, yang bukan berisi pocong atau genderuwo, tuyul atau sejenisnya tapi berisi orang-orang baik, buruk, munafik, palsu dan lain-lain. itulah dunia maya … dunia dimana kita bisa eksis meskipun kita bukan siapa-siapa, dunia dimana kita bisa berkomunikasi dengan orang lain tanpa harus saling mengenal secara pribadi, dunia yang membuat jarak seolah tidak lagi berarti, dunia yang kita bisa menulis emoticon tersenyum dan tertawa lebar meski sebenarnya kita menulisnya dengan berurai air mata, itulah dunia maya.

Tiba-tiba tertarik untuk menulis tentang dunia maya, karena buat saya dunia maya adalah dunia kedua saya, dimana saya tidak perlu merasa malu atau minder dengan segala kekurangan saya, dimana saya bisa menumpahkan segala amarah yang selama ini saya pendam, dimana saya menemukan cinta dan orang yang saya cintai hingga saat ini, itulah dunia maya buat saya. tapi sebagus apapun dunia maya, itu hanya maya … ya seperti namanya, dunia maya, jadi dunia yang tidak nyata, mungkin banyak juga yang menulis berdasarkan apa yang mereka rasakan dan terjadi, contohnya situs berita atau situs perusahaan, tapi banyak juga yang cuma palsu belaka, contohnya sosial media.

Untuk saya, semua akan kembali kepada kita sebagai penggunanya, bagaimana kita menggunakan dunia maya untuk diri kita sendiri. Dulu dunia maya sempat membuat saya bisa galau segalau-galaunya, cemburu buta, bahkan sampai paranoid hanya karena dunia maya, tapi mudah-mudahan sekarang saya lebih bisa belajar untuk mengendalikan diri bahwa itu semua maya, maya banget. bahkan BBM sekalipun, kita bisa saja menulis BBM dan mengatakan bahwa kita baik-baik saja dan dalam kondisi yang sangat bahagia, padahal kita menulis BBM tersebut dengan berurai air mata dan hati yang hancur.

Intinya, semua kembali kepada kita. Kita ingin menjadi siapa dan bagaimana itu terserah kepada kita, ada orang yang memang apa adanya, tanpa beban, menikmati dunia maya dengan caranya sendiri. saya mengenal secara personal beberapa orang yang demikian, tapi ada juga yang menggunakan dunia maya sebagai topeng untuk menjadi orang lain, hanya karena ingin disanjung, dipuja, dikatakan gaul dan sebagainya yang pada akhirnya justru membuat dirinya semakin tidak percaya diri di dunia nyata.

Saat ini, saya mencoba menikmati dunia maya saya dengan cara saya. menjadi diri saya sendiri, menjadikan dunia maya sahabat yang bisa setiap saat saya tumpahi dengan segala masalah dan uneg-uneg yang saya mikiki, karena saya tidak memiliki cukup banyak orang di dunia luar saya yang bisa mengerti dan menerima saya apa adanya. tidak apa-apa, semua memang butuh proses, mungkin saya hanya belum menemukan saja.🙂

bagaimana menurut Anda?

Apapun pendapat anda, silahkan dijalani menurut apa yang Anda yakini itu benar, di sini saya juga tidak akan memperdebatkan mana yang benar dan mana yang salah, karena benar menurut saya belum tentu benar menurut Anda bukan? tapi jika saja saya diijinkan untuk memberikan satu pendapat kepada Anda, jadilah diri anda sendiri di manapun anda berada, karena itu jauh lebih mudah. Jika anda tidak suka, bilang saja tidak suka, jika anda cinta, bilang saja cinta. itu akan menjadikan hari-hari anda jauh lebih indah. percaya dengan saya, saya sudah mempraktekkannya. Saya menikmati dan mensyukuri detik-detik dimana saya mencintai dengan sepenuh hati, bahagia itu, tawa itu, cemburu itu, tangis itu semuanya, dan semuanya itu indah.

Selamat datang di dunia maya …. siapakah Anda ?

saya, almatin siswanto

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s