memberi dan diberi …

Salah satu orang yang saya akan selalu bangga saat menyebut namanya, membahas tentang memberi dan diberi dengan saya beberapa saat lalu dan menurut saya menarik, apa yang dia sampaikan ke saya. Dan sekarang saya ingin menulis tentang memberi dan diberi. Ini opini saya pribadi, jadi andai saja berbeda dengan opini anda, saya menghargai itu, saya menghargai opini Anda.
Memberi lebih baik daripada menerima, tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah begitulah pepatahnya. Dan itu benar, sangat benar … jika diminta untuk memilih, maka kita semua akan memilih untuk bisa memberi, bukan menerima atau menjadi tangan di atas dan bukan tangan di bawah. Tapi mungkin kadang kita tidak terlalu memperhatikan bahwa untuk bisa memberi, kita butuh mereka yang mau menerima.
Mungkin menerima sering kali menjadi sama dengan meminta di pikiran kita, jadi menerima itu menjadi sering dekat dengan rasa malu, tidak enak, perkewuh kalo orang jawa bilang atau berhutang budi. tapi sebenarnya menerima itu beda dengan meminta, sama sekali berbeda dan mungkin kita harus membiasakan untuk meletakkannya berjauhan di pikiran kita. Meminta itu adalah keinginan dari kita, kita yang berinisiatif untuk meminta, dalam banyak hal itu akan membuat posisi kita menjadi terasa begitu lemah, atau di bawah. tapi menerima itu karena memang ada orang yang memberi kepada kita tapi bukan karena kita meminta, jadi beda kan ?
Saya bangga dan bahagia menjadi orang yang menerima, menerima kasih sayang dan cinta dari orang-orang yang sayang kepada saya, menerima gaji dari perusahaan tempat di mana saya bekerja, menerima upah atas pekerjaan yang saya lakukan, itu tidak menjadikan saya merasa berhutang budi kepada mereka. Mungkin akan menjadi lebih rumit jika saya mengatakan bahwa saya tidak merasa berhutang budi kepada orang-orang yang memberi kepada saya, maka saya akan terkesan ‘sombong’ menurut Anda bukan? tapi bukan itu maksud saya, saya tidak merasa berhutang budi kepada mereka yang memberi kepada saya karena saya tau mereka memberikan itu karena saya ber-hak menerimanya, dan sekarang giliran saya untuk memberikan apa yang menurut saya mereka berhak menerimanya, yaitu saya akan mencintai dan menyayangi mereka sebagaimana mereka menyayangi dan mencintai saya, saya akan bekerja sebaik mungkin dan menghasilkan keuntungan untuk perusahaan dimana saya bekerja karena saya menyadari bahwa perusahaan berhak mendapatkan kontribusi saya yang terbaik.
Jadi, menerima tidak selalu buruk kan? beda dengan meminta, meminta sebenarnya juga tidak selalu salah, hanya saja dengan meminta kita memposisikan diri sebagai pihak yang membutuhkan, itu yang membuat kita memiliki beban tersendiri atau berhutang budi kepada pemberi. Tapi jika kita meminta kepada Tuhan kita, maka itu memang seharusnya yang kita lakukan, karena kita memang diperintahkan untuk meminta kepadaNya.
Jadi saat orang-orang yang sayang kepada anda memberikan sesuatu kepada anda apapun bentuknya, berbahagialah dan berbanggalah bahwa berarti menurut mereka anda berhak menerima itu, dan saatnya anda melakukan hal yang sama kepada mereka. jadikan pemikiran berhutang budi menjadi penyemangat anda untuk bisa memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang sudah menyayangi dan mencintai Anda.

Jadi, memberi dan diberi atau menerima … itu indah, jika memang kita melihatnya dari sisi yang paling terang …

saya mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah memberikan begitu banyak kepada saya yang mungkin saya belum bisa melakukan hal yang sama kepada mereka. Orang tua saya, adik-adik saya, anak-anak saya, mamah nya anak-anak saya, sahabat terbaik saya … ya, itu anda, dan orang yang pernah menyayangi dan mencintai saya begitu besar. TERIMA KASIH! SAYA SAYANG KEPADA KALIAN SEMUA !

memberi dan diberi atau menerima itu indah !

that’s it !

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s