The choices …

Banyak hal terjadi dalam hidup kita, banyak orang datang dan pergi, banyak air mata dan tawa, ya begitulah hidup, begitu lengkap dan berwarnanya. Saat banyak hal terjadi dalam hidup kita, seringkali kita dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang seringkali juga tidak mudah, atau bahkan simalakama untuk kita. Dan kali ini, saya menulis tentang the choices, pilihan-pilihan dalam hidup kita. Ini pilihan-pilihan dalam hidup saya, jika mungkin terasa sama dengan yang terjadi pada hidup anda, mudah-mudahan bisa bermanfaat.
Saya memilih datang kepada orang-orang yang saya sayangi dan saya cintai, saya berharap dengan begitu mereka tahu bahwa saya butuh mereka, mereka adalah penting untuk saya, dan saya menghargai mereka. Untuk orang lain, datang kepada orang yang kita sayangi mungkin menjadi satu hal yang memalukan diri sendiri dan mereka merasa malu, bagi saya tidak begitu. Saya tahu bahwa saya merasa sangat senang bila orang-orang yang saya sayangi dan saya cintai datang menghampiri saya, oleh sebab itu saya juga ingin mereka merasakan hal yang sama seperti apa yang saya rasakan saat mereka datang kepada saya.
Saya memilih untuk pergi dari orang-orang yang tidak bisa menghargai dan menerima saya apa adanya, setiap orang memiliki kehidupan masing-masing, diberikan rejeki masing-masing pula oleh Tuhan, jadi jika anda hanya menilai saya atau keluarga saya dari apa yang anda lihat di luarnya saja, maka saya memilih untuk pergi dari anda, karena saya merasa tidak akan ada gunanya juga saya berada di kehidupan anda, karena anda tidak bisa melihat dan menghargai kehadiran saya di hidup anda.
Saya memilih untuk diam saat saya marah, saya memiliki sifat moody, yang artinya mood saya mudah berubah, mungkin karena saya terlalu sensitif dalam beberapa hal, saat bersama dengan orang yang saya sayangi dan saya cintai, saya bahkan tahu dan dapat merasakan kemarahan dan kesedihan mereka saat saya mendengar suara mereka, cara mereka berbicara, cara mereka menatap saya. Dan saat saya merasa marah, saya akan memilih untuk diam, karena saya tidak ingin menyakiti orang-orang yang saya sayangi dan saya cintai.
Saya memilih untuk berhenti saat saya tahu anda mengabaikan saya, mungkin saya akan mencoba untuk tetap datang kepada anda satu atau dua kali, tapi ketika anda mengabaikannya, saya memilih untuk berhenti dan berharap anda dapat menyadari hal itu dan mau datang kepada saya untuk bertanya. dan saat itu terjadi, saya tahu bahwa saya berarti untuk anda, dan saya menghargainya.
dari sekian banyak pilihan yang saya ambil, banyak diantaranya adalah pilihan-pilihan yang salah, yang menyebabkan saya kehilangan orang-orang yang saya sayangi dan saya cintai, saya tahu itu dan mudah-mudahan saya belajar dari semua pilihan-pilihan saya tersebut sehingga saya bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Hidup ini pilihan, anda yang memilih apa yang terbaik untuk hidup anda.
dan di setiap pilihan, akan ada harga yang harus dibayar.

saya memilih anda, itu juga pilihan saya.

it’s my choices

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s