pembelajar yang lambat …

confuse
aku seorang programmer, dari muda dulu (tahun 2000) sudah tertarik pada dunia komputer dan sampai sekarang, jarang sekali mengalami kesulitan berarti dalam membuat program, dan sepertinya juga aku mudah belajar bahasa pemrograman baru, meski aku belajar secara otodidak dengan bantuan dari google dan internet saja.

aku pikir aku orang yang mudah belajar atau pembelajar yang baik, tapi sepertinya itu hanya berlaku untuk hal-hal akademis, tapi tidak berlaku untuk hal-hal yang mengenai hidup dan kehidupan. dalam hal kehidupan dan hidup mungkin aku termasuk pembelajar yang lambat. Tuhan harus memberikan warning buat aku berkali-kali hanya untuk membuat aku menyadari bahwa apa yang telah aku lakukan itu salah, atau untuk menunjukkan kepadaku jalan yang seharusnya aku ambil. itu juga seringnya aku masih saja tidak bisa menyadari clue-clue yang diberikan Tuhan, kemudian Tuhan memberikan clue yang sangat jelas, yang untuk orang bodoh pun seharusnya bisa mengerti.

entah kenapa aku bisa menjadi pembelajar yang lambat dalam kehidupan, apakah karena aku tidak konsisten, mudah terpengaruh, gampang goyah pendirian atau karena memang aku masih bodoh dalam kehidupan, entahlah … mungkin karena semua hal itu aku menjadi pembelajar yang lambat dalam kehidupan atau karena aku sendiri yang sebenarnya secara tidak sadar memilih untuk menjadi pembelajar yang lambat dalam kehidupan.

seringkali seorang teman harus menamparku hanya untuk membuatku berpaling ke arah yang benar, seringkali adikku harus menyeretku hanya untuk mengembalikan aku ke tempat yang benar. separah itukah aku? entahlah …

mungkin aku separah itu, tapi mudah-mudahan itu dulu. mudah-mudahan sekarang aku bisa menjadi pembelajar yang baik dalam kehidupan karena hanya akan ada aku, keluarga dan anak-anakku di sana, seharusnya aku tidak akan mengalami kesulitan untuk belajar. andaikan aku masih mengalami kesulitan, mudah-mudahan aku tetap keukeuh belajar dan belajar.

karena sekarang aku ingin belajar menjadi ayah yang baik untuk anak-anakku, aku pikir itu saja sudah cukup untukku. menjadi ayah yang baik untuk anak-anakku dan menjadikan mereka anak-anak yang bisa dibanggakan oleh kedua orang tuanya. menjadikan mereka anak-anak yang berguna bagi masyarakatnya.

untuk mereka yang senantiasa tidak pernah menyerah denganku, terima kasih atas semuanya.

dan aku akan terus belajar … dan akan tetap belajar …

karena aku tidak ingin menjadi pembelajar yang lambat dalam kehidupan.

#loveMyFamily

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s