kebiasaan baru … menatap langit

sky

Entah kenapa beberapa hari ini setiap pagi punya kebiasaan baru, menatap langit dari jendela rumah. Begitu biru, dengan gumpalan awan putih, namun juga terkadang gelap dengan awan mendung yang memenuhinya. Dan ketika menatap langit itu, ada bermacam-macam rasa yang hadir.

berbicara kepada diri sendiri, tentang betapa AGUNG nya kuasa TUHAN di atas sana, betapa kecilnya saya yang ada di bawah sini, semut saja sudah dibagikan rejekinya oleh Tuhannya, kenapa saya tidak, itu kata-kata saya kepada diri sendiri saat keraguan untuk kembali memulai lagi semua dari awal hadir.

terbayang senyum kedua jagoanku di rumah, mereka yang telah menungguku kembali, menunggu dipeluk dan digendong olehku, menunggu ditemani belajar oleh ayahnya, tanpa sadar bulir-bulir bening di sudut mata itu mengalir perlahan ke pipi. sabar ya nak, ayah akan segera pulang untuk kalian, itu janji ayah.

terlintas senyum seseorang yang aku sangat mengenalnya, aku sangat merindukannya, dan aku penarasan apakah suatu saat aku bisa manatap langit yang sama dengan dia berada di sampingku dan tersenyum, berkata bahwa semua akan baik-baik saja, kita pasti bisa melewati semua ini. ahhh indahnya.

kemudian saat aku memejamkan mataku, sedikit rasa tenang hadir di sana, membuatku menarik nafas panjang dan dalam, dan ketika nafas itu terhembus, aku bersyukur bahwa hari ini aku masih bisa manatap langit, karena Tuhanku tidak lupa membangunkanku pagi ini. Alhamdulillah.

Di langit pagi itu pula aku ukirkan rasa rinduku kepada orang-orang yang aku cintai dan aku sayangi, berharap suatu hari nanti aku bisa menatap langit yang sama bersama mereka setiap hari.

#loveMyFamily
#loveMySunshine

image