unreasonable fear

unreasonable

sebagai manusia kita memiliki rasa takut, entah itu takut kepada hal-hal nyata maupaun takut kepada hal-hal yang bersifat ghoib. semua ketakutan memiliki alasannya, mungkin karena ada trauma tersendiri di masa lalu tentang ketakutan tersebut ataupun karena memang tiba-tiba menghadirkan rasa takut kepada diri kita.

begitupun ketika kita takut kehilangan orang-orang yang kita cintai, setiap pasangan pasti akan mengalaminya, ada yang mensikapinya dengan wajar, ada yang mensikapinya dengan berlebihan dan ada yang mensikapinya dengan cuek-cuek saja. iya, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mensikapi segala sesuatu.

dalam kehidupan kita, akan ada orang yang datang dan pergi, itulah hidup. karena hidup ini tidak langgeng atau tidak kekal. begitupun manusia, manusia akan berubah seiring waktu, lingkungan, pasangan atau dari pengalaman hidupnya sendiri. sehingga terkadang, saat dulu kita merasa benar-benar mencintai seseorang, seketika berubah menjadi kebencian yang teramat sangat ketika orang tersebut melakukan hal yang menurut kita salah.

setiap hal di dunia ini berpasang-pasangan dan kadang berbanding terbalik, saat kita mencintai seseorang dengan sangat, maka saat orang tersebut menyakiti kita, mungkin perasaan cinta dan sayang itu akan menjadi perasaan benci yang ‘parah’ nya sama dengan rasa cinta dan sayang tersebut, semakin sayang maka akan semakin benci, karena rasa sakit yang ditorehkan oleh orang yang benar-benar kita sayang akan terasa jauh lebih menyakitkan daripada yang lain.

karena dalam kehidupan kita ini akan ada yang datang dan pergi, maka seharusnya takut kehilangan orang yang kita cintai itu menjadi ‘unreasonable fear’ atau ketakutan yang tak beralasan. karena saat kita mencintai seseorang, bagaimanapun dan seperti apapun keadaan dia, kita akan tetap mencintainya. meskipun dia sudah meninggal dunia. meskipun dia telah menyakiti kita berkali-kali, tapi sering kali rasa cinta dan sayang itu tidak terhapus hanya karena tersakiti.

saat kita mencintai seseorang, berusaha mencintainya dengan sepenuh hati, menikmati setiap rasa yang hadir saat kita masih bisa bersama-sama. seandainya ternyata suatu saat harus berpisah, mungkin Jalan Tuhan memang harus seperti itu, pasti ada maksud dan tujuan Tuhan di balik semua itu. tetap mencintai meski kadang tak bisa memiliki. dan percaya sama saya, itu bukan hal mudah. sama sekali tidak akan mudah, paling tidak untuk saya.🙂

merelakan orang yang kita cintai bersama orang lain itu rasanya seperti harus menelan obat yang sangat pahit, bahkan sudah terasa pahit sebelum obat itu menyentuh lidah kita. ga ada perasaan yang lebih buruk dan lebih menyakitkan dari kehilangan harapan dari orang yang benar-benar kita cintai. itu rasanya …. pufh … speechless.

tapi jika kita mau melihat dari sisi yang lebih terang, kita mungkin harus belik melihat kepada diri kita, jika kita kehilangan seseorang atau sesuatu, mungkin Tuhan ingin mengatakan kepada kita bahwa ‘ini yang terbaik’ karena Tuhan Maha Mengetahui atas segala sesuatu.

jika impian terbesar kita adalah kebahagiaan orang yang kita cintai, maka jika kita bisa melihat dia bahagia, meskipun itu tidak bersama kita, seharusnya kita tidak memiliki alasan untuk tidak bahagia. bukankah kebahagiaan itu juga yang selama ini ingin diberikan saat masih bisa bersama-sama?

dan ketakutan akan kehilangan orang yang kita cintai menjadi semakin ‘unreasonable fear’ karena belum tentu juga orang yang kita cintai melupakan kita, atau berhenti mencintai kita. mungkin ada banyak faktor lain yang menyebabkan kita tidak bisa bersama orang yang kita cintai, tapi bukan faktor karena dia berhenti mencintai kita. jadi, mungkin kita tidak akan bisa memiliki dia seutuhnya, tapi kita juga tidak akan pernah kehilangan dia.

mencoba bersikap wajar agar terlihat bahwa kita baik-baik saja meski di dalam diri kita telah terjadi kehancuran yang teramat parah itu ‘sesuatu’ yang sangat ‘cetar membahana’ … ( ini kenapa jadi kaya syahrini coba? )

mudah-mudahan segala sesuatu bisa menjadikan kita menjadi lebih dewasa, lebih bisa menghargai hidup dan orang-orang tercinta. tetap cintai orang yang kita cintai, karena hari esok masih ‘misteri’

#love you honey
#love my family

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s