bahagia yang aneh

happiness

bahagia, satu kata yang mungkin menjadi favorit untuk kita semua, karena kita semua pasti ingin bisa merasakan bahagia. entah itu bahagia karena keluarga, orang-orang tercinta, pencapaian keberhasilan, pertemuan kembali setelah sekian lama perpisahan, rejeki yang tidak disangka-sangka, kedatangan atas apa yang telah dinanti selama bertahun-tahun, apapun itu … semuanya menghasilkan satu kata yang sama, yaitu bahagia.

tapi terkadang bahagia itu menjadi aneh saat kita merasa senang ketika melihat orang lain susah, sedih, cemburu, tidak lebih baik dari kita, tidak lebih kaya dari kita, tidak lebih ganteng atau cantik dari kita, memiliki pasangan yang tidak sesuai dengan harapannya, memiliki anak yang tidak sebaik anak kita, entahlah … dan masih banyak hal lainnya lagi. mungkin itu sesuatu yang tidak benar atau memang salah, dan tidak baik pula tapi diakui atau tidak, pasti kita semua pernah merasakan hal yang sama bukan? apakah itu bahagia karena kita bersyukur atas apa yang kita miliki dan lebih baik dari yang dimiliki orang lain, atau karena memang kita merasa senang saat melihat orang lain tidak lebih baik dari kita? tipis sekali bedanya atau bahkan kita sering tidak bisa membedakannya?

kadang kita juga merasa bahagia, meski tidak ada kejadian istimewa atau tidak juga melihat orang lain menderita, tapi kita bahagia, entahlah … hanya saja, hati terasa begitu tenang, begitu lega, begitu terasa hangat, yang tanpa kita sadari senyuman itu berkali-kali hadir menghiasi wajah kita yang mungkin telah terlalu lama tidak tersenyum🙂. aneh ya? entahlah …

kata orang bahagia itu pilihan, saat kita memilih untuk bisa bahagia, maka kita akan bahagia. tapi untuk bisa memilih bahagia kita pasti butuh alasan juga bukan? meski kita bisa juga bahagia saat kita bisa bersyukur karena mengetahui bahwa masih banyak orang lain yang jauh lebih tidak beruntung daripada diri kita, tapi seberapa sering kita bisa memilih untuk bahagia? seberapa sering kita tidak didahului oleh emosi saat sesuatu terjadi kepada kita, apalagi sesuatu itu adalah bukan satu hal yang baik? butuh banyak latihan untuk bisa tetap memilih untuk bisa bahagia saat sesuatu yang tidak membahagiakan menimpa kita.

bahagia itu datang dari hati, tidak bisa dipaksakan, tidak bisa dibuat-buat, tidak bisa direkayasa, saat kita memutuskan untuk bahagia menghadapi sesuatu yang tidak membahagiakan datang kepada kita, mungkin kita hanya berusaha untuk tidak bersedih terlalu dalam, itu saja. tapi tetap saja, kita tidak bahagia.

tapi bahagia itu seringkali sederhana, hanya butuh hal-hal kecil untuk bisa bahagia, hal-hal kecil dari orang yang kita sayang dan kita cintai bisa memberikan bahagia. mendengar suara di telp, membaca pesan SMS, BBM, pelukan hangat, ciuman ringan, kata-kata yang lembut, tawa yang riang dari anak-anak, senyum manis anak-anak dan orang-orang tercinta bisa memberikan bahagia yang tak ternilai harganya.

so, kebahagiaan itu bukan ditunggu, harus dicari, harus diusahakan. dengan apa? dengan apa saja yang bisa membuat kita bahagia dan sedapat mungkin tidak merusak kebahagiaan orang lain (kalo bisa).

berbahagialah … karena kamu, aku … kita berhak untuk bahagia.

#happiness

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s