harta yang paling berharga itu adalah keluarga

e39b440bd3e0ef36005b

kita lahir di dunia karena peran papah sama mamah kita, mereka lah yang menjadi jalan kita bisa hadir di dunia ini, dan tempat pertama saat kita lahir adalah keluarga. kedua orang tua kita dan kita, ya itu adalah keluarga. kemudian seiring hari berganti, kita mulai belajar mengenal dunia ini sedikit demi sedikit, kata pertama, langkah pertama, tangis pertama, tawa pertama dan itu juga terjadi di tengah-tengah keluarga. oleh karena itu tidaklah mengherankan jika memang keluarga adalah harta yang paling berharga untuk setiap kita.

saya tahu, mungkin tidak semua dari kita mendapatkan seperti apa yang telah saya tulis di atas, iya karena jalan hidup setiap orang memang berbeda-beda, tapi saya percaya, dimanapun kita berada dan belajar, di sana lah keluarga kita. keluarga yang tidak selalu terikat oleh ikatan darah dan keturunan.

mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat untuk mengingatkan diri saya sendiri dan pembaca semua bahwa bagaimanapun juga, keluarga akan tetap menjadi keluarga, tidak akan ada yang bisa mengubahnya. kita hanya bisa menjalani dan menyikapi nya, setiap sikap dan langkah yang kita ambil, itulah keputusan kita terhadap keluarga.

saya sendiri termasuk orang yang mungkin orang bilang ‘gagal’ dalam berkeluarga, karena buktinya saya berpisah dengan istri saya dan membuat kedua anak saya menjadi tidak bisa bersama dengan kedua orang tuanya di masa kecil mereka, seperti anak-anak yang lain. ya, mungkin memang jalan hidup yang harus saya lalui seperti ini. saya berusaha untuk tetap ada untuk mereka, demikian dengan mantan istri saya, kami sepakat untuk tetap bisa fokus untuk anak-anak, ada saat anak-anak membutuhkan kami, berusaha sekuat tenaga agar mereka tidak pernah merasa kehilangan kami.

andai saja diminta untuk memilih, tidak ada satu orang pun di dunia ini yang akan memilih untuk memiliki keluarga yang pecah, tapi terkadang itu adalah jalan terbaik yang bisa ditempuh agar semua tidak menjadi semakin buruk.

untuk apa berkeluarga jika merasa asing di rumah sendiri?
untuk apa berkeluarga jika tidak satu visi dan tujuan?
untuk apa berkeluarga jika tidak bisa merasakan kebersamaan?
untuk apa berkeluarga jika masih selalu merasa hidup sendirian?
untuk apa berkeluarga jika tidak saling mendukung?
untuk apa berkeluarga jika selalu tak sejalan?
untuk apa berkeluarga jika tidak bisa merasakan kehangatan keluarga?
dan lain sebagainya.

oke, mungkin untuk sebagian kita menjadi sangat ekstrim, ya kan setiap keluarga pasti akan memiliki masalah, dan tidak selalu berjalan mulus, pasti ada kerikil-kerikil sampai dengan batu besar yang menghadang, yang mungkin bisa membuat suasana dan kondisi keluarga menjadi tidak sempurna.

iya, saya tahu itu, tapi yang saya coba katakan di sini adalah, saat kita berkeluarga, apapun resiko nya, kita seharusnya tidak menghadapinya sendirian? betul? kalau kita berkeluarga tapi masih harus menghadapi setiap masalah sendirian, apa bedanya dengan tidak berkeluarga. jadi, bukan masalahnya yang kita jadikan masalah, tapi saat kita bisa menghadapi semua ombak kehidupan itu bersama-sama sebagai keluarga, kita tetap akan merasakan bahwa kita memiliki keluarga, apapun masalahnya.

itu yang saya tahu, dan itu juga yang saya senantiasa coba untuk wujudkan. lapar dan kekurangan itu biasa, saat kita tetap bisa menjalaninya sebagai keluarga, kita tetap akan merasa sendirian, kita lapar bersama-sama. tapi saat kita merasa sendirian di tengah-tengah keramaian keluarga, itu justru lebih menyakitkan dari sekedar lapar.

saya mendapat banyak pelajaran hidup dari keluarga saya, saya diajarkan bahwa keluarga adalah tempat dimana kita bisa selalu pulang dan diterima, bagaimanapun kondisi kita. saya belajar bahwa kebahagiaan itu adalah ketika melihat keluarga dan orang-orang yang kita cintai bahagia. saya belajar bahwa saya seharusnya bersyukur, karena telah dikaruniai oleh Tuhan dengan keluarga yang sangat luar biasa. dan saya belajar bahwa “harta yang paling berharga itu adalah keluarga.”

I LOVE MY FAMILY

#kedua orang tua saya
#adik-adik saya dan keluarganya
#anak-anak saya
#orang-orang yang saya cintai.