i can’t fight alone

I-Quit
dengan segala apa yang pernah kita miliki, aku selalu percaya bahwa itu memang sesuatu dan akan menjadi sesuatu untuk kita. dengan segala keras kepala dan ke’ngeyel’anku, aku tepikan semua yang aku miliki dan berharap bahwa suatu saat engkau pasti bisa melihat bahwa i’m fight, for you. can you see that?
sampai pada akhirnya aku kelelahan dengan sendirinya, karena aku merasa bahwa aku berjuang sendirian, dan tidak denganmu. saat itulah aku menyadari bahwa i can’t fight alone. burung tidak akan bisa terbang saat hanya satu sayap yang mengepak, kita tidak akan bisa berjalan dengan baik saat hanya satu kaki yang melangkah, dan aku memutuskan untuk berhenti.
aku berhenti, tapi apa yang telah ada di antara kita, akan selalu bisa membuat aku belajar, mengerti bahwa ada saat dimana kita memang harus berhenti. meletakkan semua yang ada di pundak kita, semua yang memang seharusnya sudah kita letakkan. agar pundak kita menjadi terbuka untuk apa yang ada di depan sana.
aku berhenti karena aku merasa memang sudah seharusnya aku berhenti, mungkin bahkan aku seharusnya berhenti sejak lama. aku berhenti karena aku benar-benar sudah tidak memiliki pilihan selain berhenti. dan ya, aku berhenti.
finally, aku masih sering tidak percaya bahwa akhirnya aku berhenti. karena dari awal aku sama sekali tidak pernah yakin bahwa aku akan bisa berhenti, jangankan untuk berhenti, untuk sekedar jauh darimu saja aku tidak pernah bisa. tapi entah kenapa, sekarang aku bisa.

i wish nothing but the best for you. be happy like used to be and take good care.

#damn