burung bersayap sebelah

ya, begitulah kita. suka atau tidak, diakui atau tidak, kita adalah burung bersayap sebelah, yang tak akan pernah bisa terbang jika kita tidak mendapatkan sebelah sayap lagi. bagaimana kita mendapatkan sebelah sayap tersebut? ya dengan memeluk burung lain yang juga bersayap sebelah tentu saja. dengan begitu kita dapat terbang bersama dan menikmati apa yang dulu tidak pernah kita ketahui saat tidak bisa terbang.

ATT1708349

itu juga karena kita adalah makhluk sosial yang tidak akan bisa hidup tanpa bantuan orang lain, mulai dari saat kita lahir, tanpa bantuan kedua orang tua kita, maka kita tidak akan bisa bertahan hidup bukan? jadi sebenarnya tidak ada adalah untuk kita menjadi sombong dan merasa lebih baik dari orang lain, karena orang lain mungkin memiliki apa yang kita tidak miliki dan orang lain bisa melakukan apa yang kita tidak bisa lakukan.
di dunia kerja, saat kita tidak bisa bekerja sama dengan baik dengan rekan kerja yang lain, maka kita juga tidak akan bisa menyelesaikan pekerjaan kita dengan baik. perusahaan hanya akan bisa berjalan dengan baik saat semua komponen dalam perusahan bekerja sama mengerjakan pekerjaan dan bagian masing-masing.
di keluarga, tidak akan ada kebahagiaan di dalam keluarga saat kita berjalan sendiri-sendiri, tidak pernah ada komunikasi, dan menganggap bahwa kita bisa hidup sendiri. keluarga hanya akan bisa menjadi bahagia saat kita menjalankan peran kita masing-masing dengan sepenuh hati, bahwa kita saling membutuhkan, kita bisa saling membantu.

woooohohohoho tenang boss, keluarga kecil saya sendiri yang tidak utuh tidak lantas menjadi tolok ukur bahwa apa yang saya katakan salah to? hehehe semua orang melakukan kesalahan, dan saya melakukannya.

jadi, kita adalah burung bersayap sebelah, kita butuh orang lain untuk bisa terbang. sadari itu dan berhenti menganggap diri sendiri lebih baik dari orang lain. dan berbahagialah dengan orang-orang yang juga menawarkan sayap mereka untuk anda bisa terbang.

mudah2an bermanfaat.