hard times

Yes-I-Can

dari tahun ke tahun perjalanan hidup kita memang tidak bisa stabil, pasti ada fluktuasi nya, ada naik turun, ada saat dimana kita begitu bersemangat seolah-olah tak ada yang dapat menghentikan kita, tapi ada saat-saat dimana kita juga merasa bahwa kita telah kalah dan timbul keinginan untuk menyerah. itu biasa, itu normal. sangat normal.

dan tahun demi tahun, mudah-mudahan bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. dulu, aku pikir bahwa semua masalahku tak akan bisa terselesaikan, alias menemui jalan buntu. tapi nyatanya tidak begitu, satu per satu masalah itu bisa terkomunikasikan dan satu per satu mulai terlihat titik terang di depan sana. aku tahu persis bahwa aku mungkin bukan hamba Tuhan yang baik, sama sekali bukan hamba Tuhan yang baik, tapi karena kasih sayang Tuhan-lah, aku tetap diberikan segalanya, justru diberikan lebih dan lebih, bukan berarti bahwa saat kita menjadi hamba Tuhan yang baik maka justru tidak akan diberikan apa yang kita mau, tidak seperti itu. justru semua itu membuatku semakin malu, semakin tahu bahwa aku seharusnya bisa menjadi orang yang lebih baik dari ini.

cobaan, masalah, tantangan atau apalah itu yang ada di depan sana, bukan untuk dihindari dengan mencari jalan memutar lainnya, tapi untuk dihadapi. karena hidup kita terlalu singkat untuk digunakan untuk hanya berputar-putar menghindari masalah yang ada. hadapi saja, kadang masalah itu tak seseram yang kita bayangkan. tangis, sedih, pilu, anggap saja itu karet penghapus yang menghapus satu persatu daftar kesalahan kita.

yes-i-can

dan selalu yakin bahwa kita tidak pernah sendiri, apapun itu. meskipun cuma sekedar teman untuk mendengarkan cerita kita, akan selalu ada orang yang dikirimkan Tuhan untuk kita. entah itu keluarga, teman, sodara, atau bahkan orang asing sekalipun. yang perlu kita lakukan hanya membuka diri, membuka pikiran bahwa kita layak untuk bisa menjadi lebih baik dari sekarang, bahwa Tuhan menciptakan kita bukan untuk kalah, tapi untuk menang.

nikmati apa yang diberikan Tuhan saat ini, yakinkan bahwa ini adalah jembatan kita untuk bisa menyeberang ke kehidupan yang lebih baik. mulai sedikit keras kepada diri sendiri, mulai mengambil keputusan-keputusan yang memang seharusnya diambil. semua pasti ada resikonya, semua pasti ada konsekuensinya, tapi bisa jadi itulah harga yang harus dibayar untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. bukan berarti tidak memutuskan apa-apa itu tidak beresiko kan?

ingat dan ingat bahwa siapapun kita, kita adalah alasan untuk seseorang bisa tersenyum dan tertawa di luar sana. kita adalah alasan seseorang terus bersabar menghadapi kerasanya hidup, karena mereka percaya suatu saat nanti kita bisa memberikan kehidupan yang lebih baik untuk mereka.

katakan pada masalah kita, ‘masalah, aku tidak peduli seberapa besarnya engkau, karena yang aku tahu bahwa Tuhanku akan selalu lebih besar darimu !!!’

berdiri kembali dan tersenyumlah, mari kita lewati jalan yang sudah Tuhan kasih ke kita dengan langkah yang pasti, darah yang mengalir karena kerikil-kerikil tajam itu akan terbayarkan saat kita bisa menjadi orang yang lebih baik di depan sana.

ganbatte !!!

(this post is dedicated for my self, yup ! just my self)