aku mencintaimu karena Alloh

judulnya kaya judul sinetron ya? hehehe ya kebetulan ada sms masuk yang nanya kira-kira apa sih penjabaran dari ‘aku mencintaimu karena Alloh’, bukan pengen sok religius atau sok ngajarin atau sok jadi ustad, enggak, sama sekali enggak, cuma ga tau kenapa, kata-kata itu cukup bisa membuatku tertarik untuk menulisnya, meski sekarang sudah lewat dari tengah malam.

tanto aresa 2

aku mencintaimu karena Alloh, nurut aku sih itu saat kita sudah berhenti mengkhawatirkan segala sesuatu tentang orang yang kita cintai, entah khawatir tentang asal keluargannya, masa lalunya, pekerjaannya, pendidikannya, wajahnya, bodynya dan lain sebagainya. mungkin terkesan munafik ya? tapi ada lho orang yang memang benar-benar bisa seperti itu, meski ga sembarang orang bisa sih. aku bilang ada karena aku mengenal bukti hidupnya.
aku mencintaimu karena Alloh, adalah saat pertama yang menjadi concern kita adalah agama dari orang yang kita cintai, bukan berarti harus ustad/ustadzah boss, mungkin lebih ke gimana dia memegang agama dan keyakinannya serta bagaimana dia menerapkannya dalam kehidupan nyata sehari-hari. itu bisa terlihat dari bagaimana dia memperlakukan orang tuanya, saudara-saudaranya, teman-temannya dan sebagainya.
aku mencintaimu karena Alloh, mungkin buat anak-anak muda sekarang mah itu gombal ya hehehe … ada uang abang disayang, ga ada uang, abang ditendang … tapi kalo mau denger sih, nasehat Tuhan itu sangat benar, saat kita mencari jodoh lihatlah pertama kali agamanya, kenapa? nha gini logikanya … saat seseorang mengenal dan memegang agamanya dalam kehidupan sehari-hari (bukan berarti trus ga pernah berbuat salah/khilaf lho ya, kita manusia biasa) dengar benar, maka dapat hampir dipastikan bahwa dia tau bagaimana cara memperlakukan orang yang dia cintai, keluarga, saudara, teman dan lingkungan. soal materi, dia juga pasti sudah mengerti bahwa ikhtiar itu hukumnya wajib, tapi rejeki tetap Alloh yang bagi besar kecilnya. tapi ujungnya adalah tetap bisa bersyukur …. nhaaa itu lho yang bikin bahagia, bukan cuma harta doang.
yang belum pernah berkeluarga boleh menyangkal, silahkan saja … tapi buat mereka yang sudah pernah berkeluarga akan tau betul dengan apa yang coba saya katakan. aku mencintaimu karena Alloh itu adalah saat kita sama-sama berjanji di hadapan Tuhan untuk bisa tetap saling menjaga, saling mencintai dan saling mengingatkan dalam kebaikan, karena Alloh baik dalam saat susah maupun senang.

jika bahagia itu adalah harta, maka tak akan adil hidup ini buat si miskin, jika bahagia itu adalah derajat keturunan (yg katanya), maka hidup begitu kejam buat rakyat jelata (padahal kita lahir mah sama aja, ga bawa apa2 juga), kalo bahagia itu karena fisik/wajah yang rupawan, betapa kecewanya saat sesuatu mengubahnya menjadi tak lagi rupawan, jika bahagia itu adalah pangkat dan jabatan, tapi kenapa justru banyak pejabat tinggi yang hidupnya tidak bahagia, dan penuh tekanan?

bahagia itu dari hati, Tuhan sudah memberikan kita masing-masing satu, jadi kita bisa berbahagia tanpa harus minjem sama orang lain.

jadi, beruntung dan bersyukurlah buat mereka yang sudah merasa menemukan orang yang mencintai mereka karena Alloh. dan bagi yang belum, jangan putus asa, Alloh menciptakan kita sudah disertai dengan jodohnya masing-masing koq. yang penting tetap usaha dan berdoa.

hmmm udah makin malem, ngantuk … mau istirahat. oh iya lupa, cuma mau bilang … aku mencintaimu karena Alloh.

itu saja.

#nite