Enam orang buta dan seekor gajah

Setelah mendapat notifikasi bahwa ada yang follow blog saya, kemudian saya mencoba mencari tahu siapa. ternyata adalah blog yang sangat bagus isinya. berikut adalah salah satunya:

Dikisahkan ada enam orang buta yang sedang berkumpul bersama di sebuah padang rumput. keenam orang tersebut sama-sama belum pernah melihat gajah sebelumnya, dan mereka ingin mengetahui gajah itu seperti apa sebenarnya.
maka setelah mereka meminta pertolongan kepada salah satu rekannya, maka dihadirkanlah seekor gajah di antara mereka dan satu persatu dari mereka mendekati sang gajah untuk mengetahui seperti apa sebenarnya gajah itu.

orang pertama maju dan mendekati sang gajah dari samping, menabrak sang gajah dan terjatuh. lalu orang pertama tersebut berkata bahwa ‘menurutku gajah itu seperti tembok, sangat keras dan kokoh’.

orang kedua maju dan mendekati sang gajah dari depan dan memegang ujung gading yang tajam, kemudian tertusuk tangannya dan merintih. lalu orang kedua pun berkata bahwa ‘menurutku, gajah itu seperti tombak. bulat, halus dan tajam’

orang ketiga maju dan mendekati sang gajah dari depan juga, kemudian dia menemukan belalai sang gajah dan memegangnya. lalu dia berkata bahwa ‘menurutku gajah itu seperti ular’

orang keempat maju dan mendekati sang gajah dengan sedikit menunduk dan menyentuk kaki sang gajah. kemudian memegang kaki sang gajah dan berkata bahwa ‘menurutku gajah itu seperti pohon’.

orang kelima maju dan mendekati sang gajah dari samping dan memegang kuping sang gajah dan berkata bahwa ‘menurutku gajah itu seperti kipas’

orang keena maju dan mendekati sang gajah dari belakang dan memegang ekor gajah, kemudian dia berkata bahwa ‘menurutku gajah itu seperti tali’

dari pengalaman ke enam orang buta tersebut, mereka mendeskripsikan gajah berdasarkan pengalaman mereka masing-masing dan menganggap bahwa pegalaman mereka yang paling benar, padahal mereka semua salah !!

apa pesan moral dari cerita ini ?

kita seringkali melihat orang lain karena perbedaannya dari diri kita, padahal belum tentu juga orang lain itu salah hanya karena berbeda dari diri kita, bisa jadi justru diri kitalah yang salah karena berbeda dengan orang lain. siapa tahu??

kita sering melihat segala sesuatu hanya sebagai pecahan saja, bukan sebagai sesuatu yang utuh, itu yang menyebabkan kita sering salah dalam menilai sesuatu, karena kita hanya melihat sebagian saja, sebagian dari sudut pandang kita dan tidak mencoba melihat sesuatu dari sudut pandang yang lain atau yang lebih luas.

jika itu kita aplikasikan dalam sebuah organisasi atau perusahaan, maka kita melihat sesuatu dari bagian apa kita di perusahaan tersebut, apakah accounting, purchasing, marketing, production, programmer IT, dan lain sebagainya. saat itu saja yang kita andalkan, maka kita tidak akan bisa menjadi anggota team yang baik.

diambil dari http://storiesformuslimkids.wordpress.com/2014/01/25/the-six-blind-men-the-elephant/ dengan sedikit perubahan di sana sini.

mudah-mudahan bermanfaat buat semuanya !

#beWise #beSmart #beYourSelf

@almatins

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s