Kenali aku dulu, baru hakimi aku

Aku sendiri sampai sekarang ga bisa mengerti, ga habis pikir bagaimana bisa saat kita sedang kesel sama seseorang atau sedang marah sama seseorang, ada aja hal-hal yang bisa memicu kemarahan itu, seperti percik api yang berada di tengah-tengah tumpahan bensin saja … wush seketika terbakarlah amarah itu. mungkin itu sebabnya orang-orang tua dulu suka nasehatin kalo sedang marah, jangan mengambil keputusan. tidak baik. kalo di kasusku mungkin lebih parah lagi, kalo sedang marah, mending ga usah kontak sama orang lain … takut salah paham.

Sebegitu menyebalkan kah aku? sebegitu ngeselin kah aku? entahlah … aku juga manusia biasa sebenarnya, kadang meledak amarahnya dan kadang juga jadi egois setengah mati. hmmm aku pernah bilang kalo aku itu orang nya possesif?? ya .. itulah aku, aku orang nya super possesif karena saat aku sudah mencintai seseorang, aku tak akan rela orang lain memilikinya atau bahkan hanya berbagi sedikit saja dengan orang lain. ya anggap saja itu adalah sisi burukku … tapi apa ga ada sisi baik sedikitpun dari aku ???

Aku yakin pasti ada, entah apa. setiap kita diciptakan oleh Tuhan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. jadi tidak perlu iri hati apa lagi sampai menyalahkan Tuhan karena hal ini. Aku belajar itu saat aku ingin bisa berbahagia untuk orang yang aku cintai, meski kebahagiaan itu bukan bersamaku dan bersyukurnya, aku berhasil meski butuh waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. semua itu butuh proses, jadi nikmati saja prosesnya dan di depan sana pasti ada hikmah yang bisa diambil.

Aku butuh orang lain, tentu saja. dengan senang hati aku akan selalu mengakuinya, tapi bukan berarti saat orang yang aku butuhkan tak bisa ada untukku lantas aku akan mati. tidak seperti itu sepenuhnya. kita semua butuh orang lain karena itulah fitrah dari Tuhan saat menciptakan kita, kita butuh orang yang merawat kita hingga menjadi besar dan saat besarpun kita masih butuh orang lain untuk menjadi pendamping kita. jadi, bukan satu hal yang memalukan jika ternyata kita butuh orang lain.

Karena aku butuh orang lain, maka aku juga berusaha bisa ada untuk orang lain. Beberapa kali aku mencoba untuk bisa memberikan yang terbaik untuk orang yang aku cintai meski hasil akhirnya tak seperti yang aku harapkan tapi tak apa, tak ada penyesalan di sana karena selama aku melakukan semua itu dengan sepenuh hati maka aku menikmati setiap detik prosesnya.

Aku keras kepala, betul sekali … aku orang yang paling susah dibilangin, apalagi kalo disuruh mandi hahaha … ya itu salah satunya, bukan apa-apa sebenarnya tapi memang kadang-kadang muncul kemanjaan itu yang menginginkan aku bisa bermanja-manja ria kepada orang yang aku cintai. ga salah kan? tentu saja tidak … justru itu keren menurutku.

Aku tak bisa hidup sendiri, iya mungkin pada dasarnya itu adalah masalahku yang paling besar, bahwa aku tak bisa hidup sendiri meski kenyataan membawaku dan mengharuskan aku untuk menjalani hidup sendiri. tapi aku belajar, dari setiap orang yang datang dan pergi dari hidupku. aku belajar banyak dari mereka, mulai belajar artinya mencintai dan dicintai sepenuh hati hingga belajar betapa sakitnya saat harus merelakan orang yang kita cintai pergi.

lalu apa lagi? entahlah … yang jelas … aku mungkin jauh dari sempurna, tapi aku yakin bahwa diriku spesial. sama seperti diri kita masing-masing yang juga pasti spesial diciptakan Tuhan hanya satu di dunia ini, meski kita terlahir kembar identik sekalipun. jadi kenali aku dulu, lalu hakimi aku jika kau mau.

#me #myself

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s