Pilihan a.k.a Choices

Sebagai seorang programmer, saya pasti sering dihadapkan dengan syntax coding yang berupa pilihan, entah itu berupa if … else, case, atau switch. Jadi jika ditanya apa itu pilihan atau tentang pasti akan lebih gampang jawabnya. itu jika pilihan itu adalah pilihan yang ada di source code atau program. tapi jika ternyata pilihan itu adalah pilihan dalam kehidupan sehari-hari maka mungkin saja bisa lain cerita.

Setiap hari mungkin saja, sengaja atau tidak sengaja, sadar atau tidak sadar kita pasti membuat keputusan dari sekian banyak pilihan, entah itu pilihan jalur berangkat ke kantor, pilihan menu makan siang, pilihan tukang ojek mana yang ingin dimintai tolong mengantarkan kita ke tempat tujuan dan lain sebagainya. Mungkin karena itu adalah hal-hal kecil dan merupakan rutinitas, jadi secara natural kita sudah bisa memilih dengan tanpa berfikir panjang lagi.

Tapi bagaimana jika itu tentang masalah hidup yang lebih besar dari sekedar memilih menu makan siang? memilih pasangan hidup misalnya? tentu saja akan lain ceritanya bukan? tidak mungkin kita asal-asalan memilih pasangan hidup, karena itu akan menjadi teman hidup kita sampai sisa umur kita mudah-mudahan kan? Pastinya kita akan berfikir masak-masak dengan mempertimbangkan segala aspek dan kemungkinan yang ada sebelum benar-benar menentukan pilihan.

hmmmmm berat juga ya?

Atau mungkin tentang pekerjaan? pekerjaan mana yang kita akan pilih untuk dijadikan sasaran yang mungkin sesuai dengan kemampuan dan keahlian kita. Mungkin saja itu juga bukan hal sepele untuk sebagian orang, atau justru jadi pilihan yang sangat penting bagi hidup sebagian orang. Karena pilihan pekerjaan ini akan menentukan bagaimana kehidupan seseorang di depan sana. Ya, meskipun pekerjaan itu tidak mungkin abadi, tapi tetap saja menjalani pekerjaan yang sesuai dengan keinginan itu berbeda rasanya dengan menjalani pekerjaan yang ‘tidak terlalu’ sesuai dengan keinginan.

Ya, tapi semua itu pilihan, dan kadang kita memang harus memilih salah satu diantaranya, karena kita tidak bisa memilih untuk mengambil semua opsi yang ada. Dan mungkin juga, itu bukan merupakan pilihan yang mudah. Banyak faktor dan aspek yang harus dipertimbangkan, baik secara lahir maupun bathin. Tapi akhirnya, kita tetap harus memilih.

Yang terpenting adalah apapun pilihan kita, yakinlah bahwa kita sudah berusaha untuk mempertimbangkan segala sesuatu dan sudah berusaha untuk memilih yang terbaik untuk diri kita. Jika saja nantinya hasil yang didapat tidak sesuai dengan yang diharapkan, ya harus bisa bersabar. Karena pilihan itu adalah pilihan kita sendiri dan bukan pilihan orang lain. Terima segala resiko dan konsekuensi dari pilihan tersebut. Dalam hidup kita belajar dari pilihan yang salah untuk mengetahui mana pilihan yang benar di kemudian hari.

Dan saat aku dihadapkan pada pilihan yang menyangkut keluargaku, maka pilihannya sudah jelas, aku akan memilih keluargaku di atas opsi yang lainnya. Karena bagiku, keluarga adalah harta yang paling berharga.

#me #choices

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s