Akan selalu lebih mudah untuk mencari dan menemukan kesalahan atau kejelekan atau kelemahan orang lain daripada mengakui kebaikan yang pernah mereka lakukan. sangat manusiawi, dan sangat wajar bila itu terjadi d tengah-tengah kita atau bahkan terjadi kepada diri kita sendiri. Tapi apakah dengan begitu akan menjadikan kita lebih baik dari mereka yang kita cari-cari kesalahannya? belum tentu !

Tidak ada orang yang sempurna, itu fakta. Jadi tak akan susah jika kita hendak mencari kesalahan orang lain, apalagi itu adalah orang yang kita tidak sukai entah karena satu dan lain hal. Apalagi itu adalah tokoh masyarakat atau pejabat negara, artis dan orang terkenal lainnya yang kebetulan juga tidak kita sukai. Bahkan ketika mereka berbuat baik pun kita tetap akan berprasangka buruk kepada mereka, karena kita tidak suka kepada mereka. lalu salah siapa ?

Berprasangka buruk kepada orang lain itu lebih menyita energi, menghalangi kita untuk merasa bahagia dan selalu menjadikan kita deg-degan menanti apalagi yang akan dilakukan dan mencari celah untuk bisa menjatuhkan, menjelekkan atau bahkan menghantam nya. benar-benar wasting time kan? hidup cuma sekali tapi digunakan untuk fokus agar orang lain tidak bahagia, sementara sebenarnya kita bisa fokus kepada mereka yang bisa membuat kita bahagia. lalu salah siapa ?

Hal buruk dan tidak menyenangkan kadang atau bahkan sering datang dalam kehidupan kita, tapi bukan berarti bisa dijadikan alasan untuk bisa menyalahkan orang lain. Bisa jadi semua itu terjadi kepada kita karena memang Tuhan berkehendak demikian dan ingin mengajarkan kepada kita, atau bahkan ingin menjadikan kita orang yang lebih baik dengan kejadian tak menyenangkan itu. Lalu kenapa kita justru lebih memilih untuk mencari kambing hitam atas semua itu? lalu apakah setelah itu semua masalah akan selesai dan kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi? tidak juga kan? justru kita menjadi tambah sakit hati, tambah menderita, tambah cepat tua, tambah stress, tambah darah tinggi dan ujung-ujung nya jadi gampang sakit.

Berfikir positif adalah salah satu yang bisa kita lakukan, meskipun waspada dan tetap berhati-hati dalam melangkah itu harus tetap jadi hal utama yang dilakukan. Tapi akan jauh lebih mudah jika kita berprasangka baik kepada Tuhan dan orang lain. Bahwa mungkin saja kita memang sedang diberikan ujian untuk bisa naik ke kelas berikutnya dalam hidup. Jalani dengan sabar, tetap semangat dan tetap tersenyum. hmmm cakep kan?

Sudahlah, kita hidup cuma sebentar, dan cuma sekali. Jalani saja dengan bahagia, jalani dengan ikhlas, jalani dengan berbaik sangka. Mudah-mudahan Tuhan jadikan hidup kita lebih bermanfaat dan bermakna untuk orang-orang yang kita sayang dan kita cinta.

be wise, be smart dan be happy !

#me