SAYA TIDAK KENAL JOKOWI ATAUPUN PRABOWO ( secara pribadi )

Sebelumnya saya minta maaf kepada teman-teman seandainya note saya ini mengganggu dan dianggap mengotori timeline teman-teman semua. Saya hanya ingin berbagi apa yang ingin saya sampaikan saja. Seandainya ada yang tidak berkenan, saya tidak keberatan jika harus di unfriend/unfollow tapi sekali lagi sebelumnya saya mohon maaf jika note ini mengganggu dan mengotori timeline teman-teman.

SAYA TIDAK KENAL JOKOWI secara pribadi.
Meski saya berasal dari Sukoharjo, sebelah-sebelahan dengan SOLO. bahkan hanya berjarak 10 menit saja dari rumah ke kantor balai kota Surakarta. tapi secara pribadi saya tidak mengenal bapak Jokowi. itu kenyataannya. Ini saya sampaikan dari awal supaya teman-teman yang membaca note ini jadi mengerti saat membaca note ini lebih lanjut.

SAYA TIDAK KENAL PRABOWO secara pribadi.
Sama seperti Jokowi, saya juga tidak kenal prabowo. bertemu secara langsung juga tidak pernah, mungkin karena memang jauh secara jarak dan tidak ada hubungan dengan kehidupan sehari-hari saya juga.

OPINI SAYA
Saat saya membaca berita di media sosial, internet, media televisi, media cetak bagaimana pemilihan presiden kali ini begitu seru nya. Karena hanya memiliki 2 calon presiden maka secara praktis masyarakat terbelah menjadi 3 bagian : Pendukung No. 1, Pendukung No. 2 dan Yang ga mendukung keduanya. Sebagai akibat dari hal tersebut maka kampanye yang dilakukan oleh kedua kubu pendukung menjadi begitu intensif dan seringkali bertabrakan terutama di media sosial.

Yang ingin saya garis bawahi : Apapun yang hujatan, ejekan, fitnah atau kampanye hitam yang ditujukan kepada Prabowo. SAYA TIDAK PEDULI. begitupun dengan apapun juga hujatan, ejekan, fitnah atau kampanye hitam yang ditujukan kepada Jokowi. kenapa? karena saya tidak kenal sama mereka secara pribadi. SIMPLE.

Kalaupun saya beberapa kali menanggapi beberapa berita di media sosial tentang beberapa hal itu juga hanya karena saya merasa tertarik untuk mengkomentari meski sama sekali tak punya tujuan untuk membela siapa atau menjatuhkan siapa. penting buat saya? ENGGAK !! semua itu hanya karena menurut saya itu tidak sesuai saja, dan saya berusaha ingin saling mengingatkan, sapa tau juga saya dapat tambahan pengetahuan juga.

Menurut saya pribadi, siapapun yang nanti akan menjadi presiden toh kita juga harus tetap terus berjuang dan bekerja untuk keluarga tercinta. Dan siapun nantinya yang akan jadi presiden, tidak akan bisa menyelesaikan seluruh masalah Bangsa Indonesia dalam waktu singkat. mereka berdua hanya manusia biasa, bertangan dua, berjari 10. Mereka bukan Dewa. terima itu dengan lapang dada.

Meskipun demikian bukan berarti saya tidak berharap bahwa siapapun yang nantinya akan menjadi presiden, Bangsa Indonesia mudah-mudahan bisa menjadi jauh lebih baik, lebih sejahtera, lebih maju. sebagaimana juga harapan seluruh rakyat Indonesia pada umumnya.

Jika ditanya secara pribadi saya mendukung mana, mungkin jawabannya akan sederhana juga. Saya programmer, pekerjaan saya merancang dan membuat sistem. Mengolah data, menganalisa data, mengaudit data dan seterusnya. Jadi tentu saja pilihannya jelas. Saya akan lebih memilih yang ingin memperbaiki sistem. Karena menurut saya, sistem bisa jadi menjadi solusi untuk dapat mempermudah manajemen kontrol, manajemen pengawasan dan seterusnya.

Itu opini pribadi, dan alasannya juga sederhana. Saya menghargai betul jika orang lain juga memiliki alasan mereka sendiri untuk menentukan pilihan. Itu hak masing-masing dari kita. Jadi saya juga tidak ingin memperdebatkannya di sini, karena itu hanya akan menjadi debat kusir yang tak ada habisnya. Pun juga jika ada yang menghujat, memfitnah, mengejek para capres silahkan saja, saya tetap akan tersenyum dan tertawa karena itu tidak akan pernah ngefek kepada saya. Kalaupun sampai saya menanggapi, pasti itu adalah hal yang secara umum tidak masuk akal. Dan ketika saya berdebat, saya yakin bahwa saya akan menang. hehehe

Saya hanya ingin mengingatkan sebagai sesama saudara sebangsa dan setanah air Indonesia, bahwa ini hanya pilpres, bukan perang. Woles saja, ga usah segitunya. Saya yakin juga tak banyak dari kita yang kenal secara pribadi dengan beliau-beliau ini kan ? Gunakan tenaga dan energi untuk hal yang lebih berguna. Bekerja untuk keluarga, Belajar untuk masa Depan, Mencintai orang-orang di sekitar kita dan lain sebagainya.

Jikapun ingin mendukung idola dan jagoan anda. Dukunglah dengan cara yang lebih cerdas, jangan mempermalukan diri sendiri dengan opini dan hujatan-hujatan yang tidak manusiawi. Itu hanya akan merendahkan diri anda sendiri, bukan orang lain. Jika anda percaya bahwa apa yang anda celotehkan itu sampai dan ngefek terhadap KEDUA CALON PRESIDEN. Saya bisa pastikan bahwa Anda Salah dan pasti akan kecewa.

Jika anda juga mengira itu akan membuat anda disegani atau dielu-elukan oleh orang lain karena hujatan-hujatan tersebut, coba pikir sekali lagi. Dengan akal sehat dan kepala dingin. Tak ada hujatan yang keluar dari mulut seseorang kecuali orang itu hanyalah seorang PENGECUT !.

Jadi, SAYA TIDAK KENAL JOKOWI ATAUPUN PRABOWO secara pribadi. Mau siapapun yang jadi presiden nanti. SAYA TIDAK TERLALU PEDULI.

salam,
siswanto